by

Dongkrak Perekonomian, Pesantren Siap Manfaatkan Perkembangan Digital Market

IGMTVnews.com, BATU — Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) memastikan siap untuk membantu mendongkrak perekonomian Indonesia melalui sejumlah platform berbasis digital e-commerce.

Menurut Ketua Umum Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I), Dr H Marzuki Ali, SE, MM, pihaknya sebelumnya telah memiliki dua platfrom digital untuk mendorong ekonomi di pesantren.

“Di awal memang untuk pesantren kita fokuskan. Tapi tentunya target kita, siapapun bisa memanfaatkan platfrom digital ini, seperti UMKM,” kata Marzuki Alie di sela sela kunjungan ke Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah Pelatihan dan Pemdampingan Implementasi Pilot Project Himall.id (e-commerce dan e-money), Batu Jawa Timur, Minggu (18/10/2020).

Ia menjelaskan jika YP3I sudah memiliki divisi pertanian, divisi kaderisasi, divisi usaha. Untuk usaha YP3I sudah punya Market Place Trenpedia.ID, dan payment gateway EIDUpay yang sudah dapat izin resmi dari OJK.

“Rencana kami mensinergikan 28.000 pesantren, dengan menjual produk – produk pesantren, dibeli antar pesantren, memenuhi kebutuhan santri di pesantren, pelan-pelan ekonomi pesantren akan bangkit. Tentunya akan bisa mendongkrak PDB,” ujarnya.

Seperti diketahui, dua platform digital untuk kalangan Pondok Pesantren (Ponpes) dan UMKM, tersebut yakni yakni E-Commerce Trenpedia.ID yang merupakan insfrastruktur perdagangan E-Commerce yang bisa digunakan untuk jual beli online. Sedangkan EIDUpay merupakan platfrom digital E-money. Ponpes-ponpes dan UMKM juga bisa menjual produknya melalui platfrom tersebut.

Rektor Universitas Indo Global Mandiri (IGM) ini juga menegaskan, program ini menjadi salah satu bentuk berdikari, sehingga nantinya pesantren diharapkan mampu bersaing dengan marketplace yang lainnya. “Platfrom digital tersebut berbasis aplikasi online yang bisa download. Dan juga, aplikasi ini dibuat oleh para santri. Tentunya, kita berdoa dan berusaha, agar menghasilkan sesuatu yang besar untuk negeri,” pungkasnya. (andhiko tungga alam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed